Header Ads

ad

Seniman Berduka, Teror Dan Intimidasi Seniman Padalangan


CIANJUR, Bidiknusantaranews.com - Tujuh puluh lima tahun Indonesia Merdeka belum juga dirasakan sepenuhnya oleh beberapa kalangan. 

Demikian yang terjadi kepada salah satu grup padalangan Putra Giri Loka yang di pimpin oleh Ki Dalang Anom Kodrat Taryana, S.Sn.

Rumah kediaman Dalang anom Kodrat Taryana yang beralamat di Kp. Cipangkalan RT 05/05 Ds. Bojongpicung Kec. Bojongpicung Kab. Cianjur, di lempari batu dan merusak kaca depan rumah oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

"Kejadian pada tanggal 23 Agustus 2020 sekitar pukul 01.30, saat itu kami sedang manggung di jadwal ke dua bulan ini setelah beberapa hari sebelumnya kami manggung di Desa Cibarengkok-Cianjur. Istri saya waktu itu pulang duluan, sesampainya di rumah, istri saya kaget melihat kaca depan rumah kami sudah hancur berantakan dan menemukan batu besar yang di pergunakan pelaku untuk melempar rumah kami. Alhamdulillah tidak ada barang berharga yang hilang maupun korban jiwa karena waktu kejadian rumah kmai sedang kosong," Ujar Kodrat Taryana saat di wawancarai  Jurnal1.id Jaringan Media Group BNN.com

Rentetan kejadian teror sebelumnya sempat dialami sang dalang muda ini. Ketika setelah pentas pagelaran wayang golek grup nya di Desa Cibarengkok.

Kodrat Taryana kembali menyampaikan "Saya sempat di datangi oleh dua orang laki - laki berbadan tinggi, waktu itu sehabis saya manggung (pentas) pertama di Desa Cibarengkok. Mereka datang ke rumah saya menyampaikan bahwa dalam skenario pagelaran wayang yang saya bawakan katanya jangan mengkritik Pemerintah Desa dahulu karena kan sekarang Kepala Desa nya baru setelah selesai pemilihan,"Ujar bapa satu anak ini sambil berseloroh seolah memberikan petunjuk bahwa pelaku yang merusak rumah nya tersebut kemungkinan dari kelompok yang sama.

Ditengah perayaan hari kemerdekaan ini tentu menjadi situasi yang tidak baik menimpa seniman atas perilaku masyarakat yang tidak bertanggung jawab dengan mencederai kearifan serta kebebasan berekspresi bagi kalangan seniman dan budayawan.

Tentu harapan kedepan, Pemerintah melalui pihak berwajib dapat menertibkan perilaku-perilaku tidak terpuji ini agar seni dan budaya Indonesia tetap lestari dan menjadi khasanah keragaman di Nusantara. (MF)

Tidak ada komentar