Header Ads

ad

HUTAN BOJONG LARANG JAYANTI YANG DIJADIKAN PARU PARU WARGA MASYARAKAT CIDAUN LUDES DISEROBOT WARGA Cianjur, Hasil Investigasi 24/03/2021 BIDIK NUSANTARA NEWS ( BNN ) Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda) Berharap Cepat Tanggap Tangkap Para Pelaku Oknum Provokator Mantan Petugas BKSDA Berinisisial (AB) dan (WL) Purnawirawan Polsek Cidaun Yang diduga menjadi Provokator penyerobotan hutan Lindung yang berada di tengah tengah desa Karang wangi dan desa Cidamar Kec Cidaun Kab Cianjur Jawa Barat Pasalnya Oknum warga 4 Desa Karangwangi Desa Cidamar Desa Cimaragang Desa Gelarpawitan Kec Cidaun Kab Cianjur tidak mungkin secara singkatnya kalau tidak ada dalang dan tidak ada oknum yang mendeking dibelakangnya berani merusak kawasan umum yang benar benar legal secara hukum dan juga sudah dipelihara dibiayai negara pungkas warga sekitar Cidaun Warga Masyarakat pencinta hutan BKSDA Bojong Larang Jayanti cidaun merasa prihatin adanya kasus penyerobotan hutan tersebut yang akan menimbulkan keprihatinan Rakyat Cidaun seperti Global panas Air menjadi kering lahan pertanian akan terjadi permasalahan besar Masyarakat yang ikut jadi oknum penyerobot peruksak hutan diperkirakan ada sekitar 100 orang Pihak Camat Kecamatan Cidaun Kapolsek Cidaun Koramil Cidaun dan Instansi lainya sudah memberikan arahan arahan kepada oknum Perambah Dengan berbagai cara tapi pihak Perambah tetap saja berisik keras sehingga menantang TNI.POLRI dan Petugas BKSDA dengan mengancam bila seandainya ada petugas TNI POLRI petugas BKSDA masuk kawasan yang sudah di klaim oknum Perambah kata perambah akan dibunuh sehingga kebenaran tersebut telah dibuktikan oleh pihak Camat Polsek Koramil dengan tujuan pihak Camat Polsek Koramil agar oknum warga penyerobot hutan sadar adanya hutan, Tapi tidak ada hasil karena sewaktu pihak Camat Polsek Koramil mau masuk hutan sudah dihalau warga perusak dengan berisik keras sehingga ada yang mengulang ngulanhkan senjata tajam dan parang akhirnya para petugas mundur demi menyelamatkan semua pihak Lama kelamaan karena warga pencinta melihat dan menghargai hukum menunggu dulu hasil kerja pihak upaya yang berwajib ternyata sampai saat ini belum ada titik terang Sehingga sekarang ini masyarakat pencinta hutan tersebut sudah mulai desas desus akan tetap menyelamatkan hutan akan datang ke TKP BKSDA namun ada pihak yang mengatakan dan mengharapkan pihak pengamanan mulai dari Polsek polres Polda Koramil Dandim lebih jauhnya dari kementrian yang berhubungan dengan BKSDA cepat turun tangan sebelum warga Perusak dan warga pencinta perang darah di TKP ungkap warga Cidaun ( Tatang Johari )

 

Cianjur, Hasil Investigasi 24/03/2021 BIDIK NUSANTARA NEWS ( BNN )


Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda) Berharap Cepat Tanggap Tangkap Para Pelaku Oknum Provokator Mantan Petugas BKSDA Berinisisial (AB) dan (WL) Purnawirawan Polsek Cidaun Yang diduga menjadi Provokator penyerobotan hutan Lindung yang berada di tengah tengah desa Karang wangi dan desa Cidamar Kec Cidaun Kab Cianjur Jawa Barat


Pasalnya Oknum warga 4 Desa Karangwangi Desa Cidamar  Desa Cimaragang Desa Gelarpawitan Kec Cidaun Kab Cianjur tidak mungkin secara singkatnya kalau tidak ada dalang dan tidak ada oknum yang mendeking dibelakangnya berani merusak kawasan umum yang benar benar legal secara hukum dan juga sudah dipelihara dibiayai negara pungkas warga sekitar Cidaun 



Warga Masyarakat pencinta hutan BKSDA Bojong Larang Jayanti cidaun merasa prihatin adanya kasus penyerobotan hutan tersebut yang akan menimbulkan keprihatinan Rakyat Cidaun seperti Global panas Air menjadi kering lahan pertanian akan terjadi permasalahan besar 


Masyarakat yang ikut jadi oknum penyerobot peruksak hutan diperkirakan ada sekitar 100 orang


Pihak Camat Kecamatan Cidaun Kapolsek Cidaun Koramil Cidaun dan Instansi lainya sudah memberikan arahan arahan kepada oknum Perambah Dengan berbagai cara tapi pihak Perambah tetap saja berisik keras sehingga menantang TNI.POLRI dan Petugas BKSDA dengan mengancam bila seandainya ada petugas TNI POLRI petugas BKSDA masuk kawasan yang sudah di klaim oknum  Perambah kata perambah akan dibunuh sehingga kebenaran tersebut telah dibuktikan oleh pihak Camat Polsek Koramil dengan tujuan pihak Camat Polsek Koramil agar oknum warga penyerobot hutan sadar adanya hutan, Tapi tidak ada hasil karena sewaktu pihak Camat Polsek Koramil mau masuk hutan sudah dihalau warga perusak dengan berisik keras sehingga ada yang mengulang ngulanhkan senjata tajam dan parang akhirnya para petugas mundur demi menyelamatkan semua pihak


Lama kelamaan karena warga pencinta melihat dan menghargai hukum menunggu dulu hasil kerja pihak upaya yang berwajib ternyata sampai saat ini belum ada titik terang 



Sehingga sekarang ini masyarakat pencinta hutan tersebut sudah mulai desas desus akan tetap menyelamatkan hutan akan datang ke TKP BKSDA namun ada pihak yang mengatakan dan mengharapkan pihak pengamanan mulai dari Polsek polres Polda Koramil Dandim lebih jauhnya dari kementrian yang berhubungan dengan BKSDA cepat turun tangan sebelum warga Perusak dan warga pencinta perang darah di TKP ungkap warga Cidaun


( Tatang Johari )

Tidak ada komentar