Header Ads

ad

Tersinggung Dengan Ucapan Kurdi Guru Sosiologi, LSM KPK-RI Tanjung Jabung Barat Sambangi SMAN 6 BETARA

 


Tanjung Jabung Barat  Bidik Nusantara News Menyambangi SMAN 6 Betara, LSM KPK-RI Tanjung Jabung Barat kecewa tidak bisa bertemu dengan Kepala sekolah SMAN 6 Betara lantaran Kepala sekolah lagi ada urusan ke Provinsi Jambi sesuai yang di katakan Satpam penjaga sekolah. Kamis (5/3/2021)


Maksud LSM KPK-RI Tanjung Jabung Barat menyambangi SMAN 6 Betara, untuk minta penjelasan Kepala Sekolah SMAN 6 Betara terkait ucapan Kurdi, guru sosiologi yang bertugas sebagai guru pengajar di SMAN 6 Betara. Yang diduga Kurdi menghina profesi polisi, Kepala Desa, RT, wartawan maupun LSM yang di sampaikankannya didepan para Murid kelas X  IPS I pada hari Rabu 3/3/2021 kemarin. Saat salah satu murid pulang ke kelasnya usai dari ruangan Kepala sekolah saat dipanggil Kepala Sekolah menyampaikan sesuatu ke salah satu murid ini.


Melalui pesan singkat via WhatsApp pribadi Nur Ainun, Kepala Sekolah SMAN 6 Betara hanya menuliskan " Utk lebih jelasnya bisa Bpk tanya sama Vutri anak pak Sirait, apa yg sy bicarakan " kutip pesan singkat via WhatsApp yang Nur Ainun sampaikan sebagai jawaban pertanyaan wartawan media ini.


Setelah dari kantor usai di panggil oleh Kepala Sekolah, salah satu murid ini merasa yang diduga Kurdi menyinggung orang tuanya yang berprofesi sebagai pengurus LSM di LSM KPK-RI Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dan dirinya mengadukan hal itu ke orang tua nya yang diduga ia malu profesi bapak nya di sebut di depan teman-temannya.


Merasa profesinya sebagai pengurus LSM KPK-RI Tanjung Jabung Barat diduga di tantangi oleh Kurdi yang bekerja sebagi guru pengajar di SMAN 6 Betara yang mengatakan dirinya tidak takut kepada anaknya Polisi, anak Kepala Desa, anak LSM anak wartawan, lantaran banyak juga temannya yang diduga juga menjadi polisi, Kepala Desa, LSM dan wartawan.


Sirait Sekjen DPC LSM KPK-RI Tanjung Jabung Barat diduga tersinggung atas ucapan Kurdi ini sehingga, ia dan teman-temannya sebagai pengurus di LSM KPK-RI Kabupaten Tanjung Jabung mendatangi SMAN 6 Betara untuk minta penjelasan Kepala Sekolah SMAN 6 Betara terkait ucapan Kurdi ini yang bisa berakibat buruk kepada mental anaknya di sekolah.


" Emang maksudnyo apo ucapan pak Kurdi itu, apakah ucapan nya pak Kurdi ini menyalahi kode etik seorang guru. Untuk apa pak Kurdi ngomong macam itu, apakah pak Kurdi risih dengan pemberitaan masalah dugaan pungli atas nama SPP yang kami permasalahkan kemarin. Apa masalahnya pak Kurdi ngomong macam itu apakah itu suruhan Kepala Sekolah " kesal Sirait.


Melalui wawancara via telepon seluler, Kurdi Guru Sosiologi di SMAN 6 Betara membenarkan bahwa dirinya mengatakan didepan beberapa murid kalau dirinya tidak takut pada anaknya polisi, anaknya Kepala Desa, anaknya LSM dan anaknya wartawan dengan alasan bila itu terkait dengan mata pelajarannya. 

 

Terkait hal itu, wartawan media ini menanyakan apakah Murid nya tidak patuh dalam mengikuti mata pelajarannya ?


Apakah muridnya tidak mengerjakan soal yang diberikannya ? 


Kurdi diduga tidak tidak bisa memberikan penjelasan apa saja yang menjadi permasalahan muridnya, sehingga ia bisa mengatakan hal yang diduga tidak takut dengan anaknya profesi yang disebutkan.


Apakah Komite harus mengetahui, apa saja poin yang menjadi permasalahan murid yang diduga membuat kesal Kurdi selaku guru di mata pelajarannya, dirinya juga mengatakan bahwa komite tidak perlu tahu karena itu bukan urusan komite bila terkait dengan mata pelajarannya dengan muridnya. 


Sedangkan di Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 Tentang Komite Sekolah 

mengatur tentang apa itu Komite Sekolah dan

Tugas Komite Sekolah yang termasuk

Memberikan pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan;


Mengawasi pelayanan pendidikan di Sekolah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan

Menindaklanjuti keluhan, saran, kritik, dan aspirasi dari 

peserta didik, orangtua/wali, dan masyarakat serta hasil pengamatan Komite Sekolah atas kinerja Sekolah

Apa keterlibatan Kurdi, dalam dugaan pungli ini ???


Tidak ada komentar